Polsek Kuantan Mudik Diminta Segera Menindak Aktivitas PETI di Sekitar Arena Venue Dayung Kebun Nopi
Ket. Foto : Ilustrasi aktivitas PETI di sekitar arena dayung kebun Nopi
KUANSING, Gresriau.com - Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polsek Kuantan Mudik, tepatnya di sekitar arena dayung kebun Nopi, di desa Bukit Pedusunan, kian menunjukkan sikap menantang hukum.
Meski Polsek Kuantan Mudik sering melakukan penertiban di wilayah hukumnya seperti di Desa Pantai dan Lubuk Ramo, namun PETI yang beroperasi tidak jauh dari Venue dayung kebun Nopi baru-baru ini luput dari perhatian.
" Ada kurang lebih 8 (delapan) unit rakit PETI yang beroperasi di sekitar venue dayung kebun Nopi. Polisi belum melakukan penindakan. Mungkin karena belum ada masyarakat yang melapor," kata narasumber. Senin (12/1/2026).
Lebih lanjut narasumber mengungkapkan, Setiap hari limbah dari aktivitas PETI yang tidak jauh beroperasi dari Venue dayung kebun Nopi itu sudah menjadikan air bendungan tidak lagi baik untuk kesehatan kulit para atlet dayung yang melakukan latihan.
" Air danau nya sudah berubah warna kecoklatan. Kebanyakan atlet dayung yang latihan disitu kulitnya menjadi gatal-gatal. Ini kalau dibiarkan, tentu akan membahayakan kesehatan para atlet kita," ujarnya.
Dikatakan narasumber, kegiatan PETI di sekitar arena dayung kebun Nopi betul-betul telah mencapai titik kritis yang membahayakan, dan bukan lagi sekadar pelanggaran hukum, namun aksi brutal ini adalah pembantaian lingkungan.
" Ternyata penertiban yang dilakukan aparat kepolisian selama ini tidak memberikan dampak berarti. Mesin-mesin dompeng tetap saja meraung setiap hari. Pemodal tidak mengindahkan himbauan dari Kapolsek terkait larangan PETI. Sepengetahuan saya, beberapa pekan ini Polsek kuantan mudik belum ada turun ke TKP untuk melakukan penindakan," ucapnya.
Sumber juga menyebutkan bahwa para pelaku PETI di kebun Nopi sepertinya tidak khawatir sama sekali dengan penindakan aparat. Mereka diyakini akan terus beroperasi karena tidak ada tindakan dari aparat kepolisian, lalu mereka merasa bebas dan nyaman beroperasi.
Narasumber berharap, aparat kepolisian segera turun untuk melakukan penertiban terhadap aktivitas PETI di sekitar arena dayung kebun Nopi, jangan sampai masyarakat menilai turun hanya sebatas formalitas, tanpa proses hukum yang jelas terhadap para pelaku utama maupun pemodal di balik aktivitas PETI.






