https://gresriau.com


Copyright © gresriau.com
All Right Reserved.
By : Aditya

KASUS PAUD MELATI KAMPAR: Klarifikasi Berujung Harapan, Tapi Akankah Berbuah Kejelasan?

KASUS PAUD MELATI KAMPAR: Klarifikasi Berujung Harapan, Tapi Akankah Berbuah Kejelasan?

Kantor Disdikpora Kab.Kampar

KAMPAR, RIAU - Dinas Pendidikan Kampar melalui Kepala Bidang PAUD, Taufiq Wahyudisyah MSi, akhirnya bergerak, memanggil kedua belah pihak dalam kasus dugaan ancaman pemberhentian Aira dari PAUD Melati.

Klarifikasi akan digelar Senin (29/12) besok, pukul 09.00 WIB. Tapi, akankah ini jadi titik terang?

Kasus ini bermula dari protes orang tua murid soal paket MBG yang tidak sesuai anggaran. Guru diduga mengancam keluarkan Aira, memicu reaksi keras masyarakat & aktivis.

"Mohon dibantu adik kita & evaluasi oknum guru!" tuntut masyarakat.

Wakil Bupati Kampar, Misharti, sudah bantah Pemkab terlibat pengelolaan dana MBG, klaim penganggaran lewat SPPG/yayasan.

Tapi, masyarakat tetap desak Pemkab turun tangan, pastikan hak anak bersekolah tidak terabaikan.

Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar melalui Kepala Bidang PAUD, Taufiq Wahyudisyah MSi, akan mengadakan klarifikasi masalah antara Wali Murid Zunaira dan Lembaga Pos PAUD Melati Desa Ranah, Kecamatan Kampar, pada Senin (29/12) besok pukul 09.00 WIB.

Undangan telah dikirimkan kepada Kepala POS PAUD Melati dan Wali Murid Zunaira untuk hadir di Ruang Kabid PAUD Dinas Dikpora Kabupaten Kampar.

Masalah ini terkait dengan kasus dugaan ancaman pemberhentian Aira, anak dari Nurul, dari TK Pos Paud Melati, setelah orang tua murid memprotes paket Bantuan Makanan Guru (MBG) yang tidak sesuai dengan anggaran.

Masyarakat menuntut transparansi bantuan dan perlindungan hak anak.

Kini, harapan masyarakat tertuju pada klarifikasi besok. Akankah jadi awal penyelesaian, atau sekedar pencitraan?

Terpisah, H Sahidin, Anggota DPR RI menanggapi benar dan tepat apa yang disampaikan oleh Wakil Bupati Kampar, DR Hj Misharti.