AKTIVIS KAMPAR: PENDIDIKAN KAMPAR TERANCAM KORUPSI MBG, ANAK DIDIK DITEKAN!
Angki Mei Putra, SH
KAMPAR, RIAU - Kasus dugaan ancaman pemberhentian Aira (5), anak dari Nurul, dari TK Pos Paud Melati, Dusun II Desa Ranah Baru Air Tiris, Kabupaten Kampar, Riau, membuka tabir gelap dunia pendidikan.
Seorang guru, NB (diduga istri anggota DPRD Kampar, Anasril), diduga mengancam keluarkan Aira setelah Nurul protes soal paket Bantuan Makanan Guru (MBG) yang tidak sesuai.
Nurul mengunggah, Aira hanya terima 3 paket MBG (total 18 ribu rupiah) padahal seharusnya 40 ribu rupiah untuk 5 hari.

Reaksi keras masyarakat bersama aktivis Kampar, "Sungguh memalukan! Jangan korbankan masyarakat hanya karena proyek MBG!"
Mereka menuntut, segera klarifikasi dan sanksi tegas untuk NB beserta pihak sekolah, berikan transparansi dana MBG, serahkan amanah perlindungan hak anak bersekolah.
Minggu (28/12/2025), Aktivis Kampar desak Dinas Pendidikan evaluasi PAUD Melati dan dukung Nurul bersama Aira. "Jika tidak diselesaikan, kami dampingi korban secara hukum gratis!. JusticeForAira, PendidikanKamparBerintegritas." Tegas aktivis Kampar, Angki Mei Putra, SH, menutup kesal atas peristiwa tersebut.
Berikut link tiktok:






